Angka Kejadian Kesulitan Makan Pada Anak

Spread the love

Angka Kejadian Kesulitan Makan Pada Anak

Sandiaz Yudhasmara, Widodo Judarwanto

Masalah makan diperkirakan terjadi pada hingga 25% dari anak-anak yang berkembang normal dan hingga 35% dari anak-anak dengan cacat perkembangan saraf. Salah satu definisi umum dari masalah makan adalah ketidakmampuan atau penolakan untuk makan makanan tertentu. Masalah dengan makan dapat menyebabkan gejala sisa nutrisi, perkembangan dan psikologis yang signifikan. Karena tingkat keparahan gejala sisa ini terkait dengan usia saat onset, derajat dan durasi masalah makan, pengenalan dini dan manajemen penting. Pedoman untuk mengidentifikasi masalah makan dalam tiga tahun pertama kehidupan; untuk menyajikan instrumen yang baru dikembangkan untuk menilai adanya masalah pemberian makan dan memantau efek manajemen dan untuk menggambarkan strategi manajemen dasar yang dapat menghilangkan atau memperbaiki disfungsi makan.

Proses pertumbuhan dan perkembangan anak merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh orang tua sejak dini. Proses tersebut setidaknya harus dioptimalkan pada saat proses tumbuh kembang anak meningkat dengan pesat, yaitu pada usia 0 sampai 5 tahun atau biasa disebut fase golden age. Pada fase ini, telah diperkirakan bahwa lebih dari 200 juta anak balita (bawah lima tahun) di negara berkembang tidak mencapai potensi perkembangan secara optimal dan sebanyak 11,5 % anak balita di Indonesia mengalami kelainan tumbuh kembang. Oleh karena itu, proses tumbuh kembang anak balita perlu dilakukan seoptimal mungkin mengingat jumlah balita di Indonesia yang sangat besar, yaitu sekitar 10% dari seluruh populasi. 

Salah satu faktor utama yang berperan penting dalam proses tumbuh kembang anak adalah asupan nutrisi dari makanan. Asupan nutrisi makanan yang cukup akan menunjang proses tumbuh kembang anak balita seperti fungsi bahasa, kognitif, dan emosi. Namun, dalam upaya pemenuhan nutrisi ternyata masih banyak anak-anak yang mengalami kesulitan makan. Hal ini dapat berdampak banyak hal bagi anak, mulai dari kekurangan gizi, menurunnya daya intelegensi, menurunnya daya ketahanan anak, rentan terhadap infeksi, keterbatasan pertumbuhan, dan dapat menghambat perkembangan.

BACA  SELAMA INI DIANGGAP NORMAL, TERNYATA GANGGUAN FUNGSI SALURAN CERNA YANG MERUPAKAN PENYEBAB SULIT MAKAN

Kesulitan makan pada anak masih sering terjadi di banyak negara dengan angka yang cukup tinggi. Sebuah penelitian di Inggris menunjukkan bahwa 20% orangtua melaporkan anaknya mengalami masalah makan. Studi lain di Italia juga mengungkapkan bahwa 6% bayi mengalami kesulitan makan,   kemudian   meningkat   25 – 40% pada saat fase akhir pertumbuhan. Hasil survey di Amerika Serikat menyebutkan 19 – 50% orang tua mengeluhkan anaknya sangat pemilih dalam makan sehingga terjadi defisiensi zat gizi tertentu. Menurut data penelitian di Jakarta, 50 orang dari 109 orang subjek (45,9%) mengalami kesulitan makan dengan kelompok usia terbanyaknya adalah usia 1 sampai 5 tahun (58%) dan (43%) subjek memiliki status gizi kurang. Dari beberapa hasil penelitian di atas, sudah semestinya masalah kesulitan makan ditangani setidaknya sejak anak berusia 6 bulan, yaitu ketika anak mulai dikenalkan dengan MPASI atau makanan pendamping air susu ibu hingga fase akhir golden ages yaitu usia 60 bulan atau 5 tahun.

Prevalensi kesulitan makan adalah sekitar 25% -35% pada anak-anak dengan perkembangan intelektual dan adaptif yang normal. Bagi mereka dengan gangguan perkembangan, prevalensi meningkat menjadi 40%-80%. Secara khusus, prevalensi kesulitan makan hampir 90% pada anak dengan gangguan spektrum autistik.

Ada kekurangan data untuk prevalensi gangguan makan pada anak-anak Korea. Menurut survei orang tua yang dilaporkan pada tahun 2008, prevalensi masalah makan adalah 41,1% pada anak usia 1 sampai 12 tahun. Survei ini melaporkan bahwa pilih-pilih makanan adalah masalah terkait makan yang paling umum (81,7%), diikuti oleh waktu makan yang lama (43,1%).

Karena kesulitan makan dikaitkan dengan defisiensi nutrisi dan gangguan pertumbuhan, prevalensinya mungkin lebih tinggi pada anak-anak dengan gagal tumbuh daripada populasi umum, dan data dari pusat medis tersier kami mengungkapkan bahwa kesulitan makan dilaporkan pada 76,5% anak-anak Korea dengan kegagalan nonorganik untuk berkembang; jenis gangguan makan anoreksia infantil adalah yang paling umum, diikuti oleh penolakan makanan sensorik.

BACA  10 Tip Terhebat dari "Mayo Clinic of America"  Untuk Anak Picky Eaters

Kesulitan makan disebabkan dan dipengaruhi oleh banyak faktor. Menurut sebuah penelitian di sebuah klinik anak swasta Jakarta Pusat, penyebab kesulitan makan tersering adalah berkurangnya nafsu makan (62%), gangguan proses makan di mulut (32%), dan gangguan psikologis (6%), dengan gejala hipersensitivitas makanan sebagai gangguan penyerta yang sering dijumpai. Hipersensitivitas makanan tampaknya memang termasuk sebagai faktor utama yang berpengaruh terhadap kesulitan makan pada anak sebagaimana yang dilaporkan oleh penelitian di sejumlah Puskesmas Malang.

Meskipun penelitian mengenai hubungan antar keduanya masih terbatas, gejala gangguan gastrointestinal akibat hipersensitivitas makanan faktanya seringkali muncul pada awal masa kehidupan bayi sehingga dapat menyebabkan keterampilan makan anak terganggu. Berdasarkan sebuah penelitian di inggris, gejala klinis gangguan gastrointestinal tersebut meliputi muntah, konstipasi, pendarahan rektum, penurunan berat badan memiliki hubungan dengan kesulitan makan. Namun, pada umumnya gejala gastrointestinal ini sering dianggap normal baik oleh para orang tua maupun klinisi sehingga seringkali diabaikan dalam mencari penyebab kesulitan makan.

Optimalisasi pertumbuhan dan perkembangan anak dapat dilakukan dengan memberikan asupan makan gizi yang adekuat. Dengan demikian, mengatasi masalah kesulitan makan pada anak juga termasuk sebuah langkah untuk optimalisasi tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, penanganan kesulitan makanan harus dilakukan secara tepat, yaitu menghindari reaksi hipersensitivitas makanan yang dapat memicu gangguan gastrointestinal  sehingga berdampak pada terganggunya nafsu makan dan kesulitan makan pada anak.

Материалы по теме:

Orangtua Terlalu Mengatur Sebabkan Anak Sulit Makan
Orangtua Terlalu Mengatur, Sebabkan anak Sulit Makan Nasehat kepada anak dan mengajarkan kebanaran pada anak sangat penting. Tetapi bila berlebihan ternyata berdampak pada anak. Dari ...
Pendekatan Dignostik dan Penanganan Terkini Gagal Tumbuh pada anak
Gagal Tumbuh adalah gangguan dalam pola pertumbuhan normal, biasanya terlihat pada anak-anak kecil. Sementara banyak standar antropometrik telah digunakan untuk mendefinisikan “pertumbuhan,” (BMI, berat, ...
Menentukan Kebutuhan Lemak Pada Anak Balita
Menentukan Kebutuhan Lemak Pada Anak Balita
BACA  Mitos & Kontroversi: Anak Pilih Pilih Karena Tidak Mengenalkan makanan Yang Bervariasi
Bukan hanya pada orang dewasa, anak juga membutuhkan lemak dalam menu hariannya. Karena seperti juga halnya dengan karbohidrat, dan ...
YOUTUBE PILIHAN: Video Pijat Bayi Khusus Untuk Gangguan Sulit Makan. DOCTOR ON YOUTUBE CHANNEL
  https://youtu.be/qS7YJXMA-j0 SULIT MAKAN PICKY EATERS • PENYEBAB SUIT MAKAN https://youtu.be/SY-CiffchT4 • https://youtu.be/nlZkHr48RYA SULIT MAKAN PADA BAYI • Permasalahan Sulit Makan Pada Anak.dr Widodo Judarwanto, pediatrician https://youtu.be/xjKFFfoxTw4 • Hipersensitif Saluran ...
Permasalahan Kesulitan Makan Pada Anak dan Penanganannya
Sandiaz Yudhasmara, Widodo Judarwanto Pemberian makan pada anak memang sering menjadi masalah buat orangtua atau pengasuh anak. Keluhan tersebut sering dikeluhkan orang tua kepada dokter ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *