DAUN SELEDRI, KANDUNGAN GIZI DAN MANFAAT KESEHATAN

Spread the love

DAUN SELEDRI, KANDUNGAN GIZI DAN MANFAAT KESEHATAN

Seledri (Apium graveolens L.) adalah sayuran daun dan tumbuhan obat yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan. Beberapa negara termasuk Jepang, Cina dan Korea mempergunakan bagian tangkai daun sebagai bahan makanan. Di Indonesia tumbuhan ini diperkenalkan oleh penjajah Belanda dan digunakan daunnya untuk menyedapkan sup atau sebagai lalap. Penggunaan seledri paling lengkap adalah di Eropa: daun, tangkai daun, buah, dan umbinya semua dimanfaatkan.

Dengan hanya 10 kalori per batang, klaim ketenaran seledri mungkin telah lama dianggap sebagai “makanan diet” rendah kalori.

Namun seledri yang renyah dan renyah sebenarnya memiliki sejumlah manfaat kesehatan yang mungkin mengejutkan Anda. Berikut adalah lima alasan Anda harus mempertimbangkan menambahkan seledri ke dalam makanan Anda, ditambah beberapa resep untuk membuatnya mudah.

  1. Seledri merupakan sumber antioksidan penting. Antioksidan melindungi sel, pembuluh darah, dan organ dari kerusakan oksidatif. Seledri mengandung vitamin C, beta karoten, dan flavonoid, tetapi setidaknya ada 12 jenis nutrisi antioksidan tambahan yang ditemukan dalam satu tangkai. Ini juga merupakan sumber fitonutrien yang luar biasa, yang telah terbukti mengurangi kejadian peradangan pada saluran pencernaan, sel, pembuluh darah, dan organ.
  2. Seledri mengurangi peradangan. Peradangan kronis telah dikaitkan dengan banyak penyakit, termasuk artritis dan osteoporosis. Biji seledri dan seledri memiliki kurang lebih 25 senyawa anti inflamasi yang dapat memberikan perlindungan terhadap peradangan pada tubuh.
  3. Seledri mendukung pencernaan. Sementara nutrisi antioksidan dan anti-inflamasi menawarkan perlindungan ke seluruh saluran pencernaan, seledri menawarkan manfaat khusus untuk perut. Polisakarida berbasis pektin dalam seledri, termasuk senyawa yang dikenal sebagai apiuman, telah terbukti mengurangi kasus tukak lambung, memperbaiki lapisan lambung, dan memodulasi sekresi lambung pada penelitian pada hewan. Dan kemudian ada kandungan air yang tinggi dari seledri – hampir 95 persen – ditambah serat larut dan tidak larut dalam jumlah yang banyak. Semua itu mendukung saluran pencernaan yang sehat dan membuat Anda tetap teratur. Satu cangkir batang seledri mengandung 5 gram serat makanan.
  4. Seledri kaya vitamin dan mineral dengan indeks glikemik rendah. Anda akan menikmati vitamin A, K, dan C, ditambah mineral seperti kalium dan folat saat Anda makan seledri. Itu juga rendah natrium. Selain itu, indeks glikemiknya rendah, artinya memiliki efek yang lambat dan stabil pada gula darah Anda.
  5. Seledri memiliki efek alkali. Dengan mineral seperti magnesium, zat besi, dan natrium, seledri dapat memiliki efek menetralkan makanan asam – belum lagi fakta bahwa mineral ini diperlukan untuk fungsi penting tubuh.
BACA  Lembayung, Kandungan Gizi dan Manfaat Kesehatan

Manfaat Kesehatan

  • Seledri adalah tumbuhan serbaguna, terutama sebagai sayuran dan obat-obatan. Sebagai sayuran, daun, tangkai daun, dan umbi sebagai campuran sup. Daun juga dipakai sebagai lalap, atau dipotong kecil-kecil lalu ditaburkan di atas sup bakso, soto, macam-macam sup lainnya, atau juga bubur ayam.
  • Seledri (terutama buahnya) sebagai bahan obat telah disebut-sebut oleh Dioskurides serta Theoprastus dari masa Yunani Klasik dan Romawi sebagai “penyejuk perut”. Veleslavin (1596) memperingatkan agar tidak mengonsumsi seledri terlalu banyak karena dapat mengurangi air susu. Seledri disebut-sebut sebagai sayuran anti-hipertensi. Fungsi lainnya adalah sebagai peluruh (diuretika), anti reumatik serta pembangkit nafsu makan (karminativa). Umbinya memliki khasiat yang mirip dengan daun tetapi digunakan pula sebagai afrodisiaka (pembangkit gairah seksual).
  • Namun, seledri berpotensi menimbulkan alergi pada sejumlah orang yang peka. Penderita radang ka’al tidak dianjurkan mengonsumsinya.
  • Aromanya yang khas berasal dari sejumlah komponen mudah menguap dari minyak atsiri yang dikandung paling tinggi pada buahnya yang dikeringkan. Kandungan utamanya adalah butilftalida dan butilidftalida sebagai pembawa aroma utama. Terdapat juga sejumlah flavonoid seperti graveobiosid A (1-2%)dan B (0,1 – 0,7%), serta senyawa golongan fenol. Komponen lainnya apiin, isokuersitrin, furanokumarin, serta isoimperatorin. Kandungan asam lemakutama dalah asam petroselin (40-60%). Daun dan tangkai daun mengandung steroid seperti stigmasterol dan sitosterol.
  • Suatu enzim endonuklease yang disebut Cel1 juga diekstrak dari seledri dan dipakai dalam suatu teknik biologi molekular yang disebut Tilling.

 

Материалы по теме:

SAYUR BAYAM, KANDUNGAN GIZI DAN MANFAAT KESEHATAN
SAYUR BAYAM, KANDUNGAN GIZI DAN MANFAAT KESEHATAN Bayam (Amaranthus spp.) merupakantumbuhan yang biasa ditanam untuk dikonsumsi daunnya sebagai sayuran hijau. Tumbuhan ini berasal dari Amerika tropik namun sekarang tersebar ke seluruh dunia. ...
Lembayung, Kandungan Gizi dan Manfaat Kesehatan
Lembayung, Kandungan Gizi dan Manfaat Kesehatan Lembayung atau daun kacang panjang sering dimanfaatkan sebagai bahan sayur yang lezat untuk dimakan dan banyak diminati. Daun ini ...
WORTEL, KANDUNGAN GIZI DAN MANFAAT KESEHATAN
WORTEL, KANDUNGAN GIZI DAN MANFAAT KESEHATAN
BACA  PEDIASURE Abbot Laboratories Untuk Anak Sulit Makan dan Kontroversinya
Wortel adalah tumbuhan biennial (siklus hidup 12 – 24 bulan) yang menyimpan karbohidrat dalam jumlah besar untuk tumbuhan tersebut berbunga ...
Sawi, Kandungan Gizi dan Manfaat Kesehatan
Sawi, Kandungan Gizi dan Manfaat Kesehatan Sawi adalah sekelompok tumbuhan darimarga Brassica yang dimanfaatkan daun atau bunganya sebagai bahan pangan (sayuran), baik segar maupun diolah. ...
Bawang Merah, Kandungan Gizi dan Manfaat Kesehatan
Bawang Merah, Kandungan Gizi dan Manfaat Kesehatan Bawang merah (Allium cepa var ascalonicum (L) Back) merupakan sejenis tanaman yang menjadi bumbu berbagai masakan di dunia, berasal ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *